Megaluh, numegaluh.com – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Lailatul Ijtima’. Memasuki putaran ke-7, acara penuh berkah ini sukses digelar dan bertempat di Masjid Baiturrahim, Desa Dukuharum, pada Ahad malam (3/5/2026).
​Mengusung semangat “Merawat Jagat Membangun Peradaban”, kegiatan ini difokuskan bagi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Zona 3 yang mencakup wilayah Kedungrejo, Dukuharum, Balonggemek, Pacarpeluk, dan Sidomulyo. Acara ini juga dihadiri oleh segenap pengurus MWCNU, serta perwakilan Lembaga dan Badan Otonom (Banom) NU se-Kecamatan Megaluh.
​Sesuai dengan undangan yang ditandatangani oleh Rais Syuriah KH. Abdul Aziz dan Ketua Tanfidziyah Zainal Abidin, M.Pd., pertemuan ini memiliki tujuan utama untuk bersama-sama bermunajat dan menjalin silaturahim demi kebangkitan jam’iyyah NU di tingkat akar rumput.
​Rangkaian Amaliah dan Konsolidasi Organisasi
​Berdasarkan jadwal, rangkaian Lailatul Ijtima’ dimulai sejak bakda Maghrib. Tepat pukul 18.30 WIB, acara diawali dengan pelaksanaan Sholat Isya berjamaah. Nuansa spiritual dan amaliah Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah sangat kental terasa saat jamaah yang dipimpin oleh Syuriah Ranting NU Dukuharum melaksanakan serangkaian sholat sunnah, yang meliputi Sholat Taubat, Tasbih, dan Hajat.
​Setelah itu, kekhusyukan jamaah semakin bertambah dengan pembacaan Istighosah karya Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari dan doa bersama yang dipandu langsung oleh jajaran Syuriah MWCNU Megaluh.
​Memasuki pukul 20.00 WIB, agenda bergeser pada konsolidasi keorganisasian. Rangkaian acara seremonial diisi dengan penyampaian Sambutan dan Taujihat dari Rois Syuriah. Agenda ini menjadi momentum penting untuk memberikan arahan spiritual dan moral kepada para pengurus.
​Selanjutnya, jajaran Tanfidziyah MWCNU Megaluh mengambil alih forum untuk melakukan Pembinaan Jamiyyah sekaligus menyosialisasikan berbagai program kerja NU yang sedang dan akan berjalan. Menariknya, panitia juga menyediakan ruang dialogis pada sesi “Penyampaian Aspirasi dan Diskusi” yang dipandu oleh Tanfidziyah PRNU Dukuharum. Sesi ini dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta untuk bertukar pikiran demi kemajuan jam’iyyah di ranting masing-masing.
​Kegiatan Lailatul Ijtima’ putaran ke-7 ini diakhiri dengan doa penutup oleh Syuriah MWCNU dan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah hingga pukul 22.00 WIB. Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan soliditas pengurus dan warga nahdliyin di Kecamatan Megaluh, khususnya di Zona 3, dapat terus terjalin erat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *