MEGALUH, JOMBANG – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, kembali menggelar agenda rutin Lailatul Ijtima. Untuk putaran kali ini, kegiatan Lailatul Ijtima difokuskan untuk Zona 1 dan bertempat di Masjid Al Khoir, Megaluh.
​Acara ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antar pengurus dan warga nahdliyin, tetapi juga menjadi wadah penting untuk penguatan ruhiyah (spiritualitas) sekaligus konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput.
​Kegiatan Lailatul Ijtima ini dimulai tepat pada pukul 18.30 WIB, diawali dengan pelaksanaan Sholat Isya Berjamaah. Sesi ubudiyah kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan serangkaian ibadah sunnah, yakni Sholat Sunnah Taubat, Sholat Tasbih, dan Sholat Hajat yang pelaksanaannya didampingi oleh Syuriah Ranting NU Megaluh.
​Suasana malam di Masjid Al Khoir terasa semakin khidmat saat seluruh jamaah larut dalam lantunan dzikir Istighosah KH. Hasyim Asyari, yang dipimpin langsung oleh jajaran Syuriah MWCNU Megaluh, dilanjutkan dengan doa bersama demi keselamatan umat dan bangsa.
​Memasuki pukul 19.50 WIB, acara bergeser pada agenda keorganisasian yang dibuka oleh perwakilan Ranting Megaluh. Jajaran Rois Syuriah MWCNU kemudian memberikan sambutan sekaligus Taujihat (arahan) kepada seluruh peserta yang hadir, memberikan kompas moral dan arah gerak bagi para pengurus.
​Salah satu sesi yang paling krusial dalam pertemuan ini adalah Pembinaan Jamiyyah dan Sosialisasi Program NU yang dikawal langsung oleh jajaran Tanfidziyah MWCNU Megaluh. Sesi ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja dan memastikan informasi dari cabang maupun wilayah dapat tersampaikan dengan baik hingga ke tingkat ranting.
​Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi musyawarah, panitia juga menyediakan panggung bagi Ranting NU Megaluh untuk sesi Penyampaian Aspirasi dan Diskusi. Ruang dialog ini dibuka pada pukul 21.00 WIB guna menampung berbagai usulan, kendala, dan masukan dari pengurus di tingkat basis.
​Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa oleh Syuriah MWCNU pada pukul 21.30 WIB, dan diparipurnai dengan sesi Ramah Tamah yang difasilitasi oleh PRNU Megaluh. Sesi santai di penghujung acara ini menjadi momen hangat untuk merekatkan ukhuwah an-nahdliyah antar peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *