numegaluh.com – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, MI Mambaul Ulum Megaluh, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, menggelar kegiatan Megengan pada Senin (16/2/2026) yang bertepatan dengan 28 Sya’ban 1447 H.Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga 09.30 WIB di lingkungan madrasah tersebut merupakan bagian dari tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah dalam menyambut Ramadan dengan memperbanyak doa, ziarah, dan pembacaan Maulid Diba’.Adapun rangkaian kegiatan meliputi ziarah ke makam muassis KH Moh. Irsyadul Anam, pendiri Pondok Pesantren Mambaul Ulum, yang juga dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama dan Syuriyah pertama MWCNU Tembelang saat Kecamatan Megaluh masih tergabung dengan Kecamatan Tembelang. Selain itu, kegiatan diisi dengan pawai ta’aruf, pembacaan Maulid Diba’, serta makan bersama.Seluruh peserta didik diwajibkan membawa kitab Maulid Diba’, properti pawai, serta perlengkapan makan dan minum masing-masing sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.Kepala MI Mambaul Ulum Megaluh, Bapak Arif Efendi, M.Pd, menegaskan bahwa tradisi Megengan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.“Megengan adalah warisan tradisi ulama Ahlussunnah wal Jama’ah yang harus kita jaga. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai ke-NU-an, kecintaan kepada para muassis dan ulama, serta membiasakan amaliah Aswaja sejak dini kepada para siswa. Ini bagian dari pendidikan karakter yang tidak hanya berbasis akademik, tetapi juga spiritual dan kultural,” tegasnya.Ia juga menambahkan bahwa momentum menjelang Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membangun kesiapan lahir dan batin peserta didik.“Kami berharap Ramadan 1447 H menjadi momentum peningkatan iman, ilmu, dan amal bagi seluruh siswa serta keluarga besar madrasah. Semoga melalui doa dan kebersamaan ini, Allah SWT memberikan kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa,” imbuhnya.Tradisi Megengan sendiri telah mengakar kuat di tengah masyarakat Nahdlatul Ulama sebagai bentuk rasa syukur menyambut Ramadan sekaligus doa bersama agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah.Melalui kegiatan ini, MI Mambaul Ulum Megaluh kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi, memperkuat akidah Ahlussunnah wal Jama’ah, serta menanamkan adab dan kecintaan kepada para ulama kepada generasi penerus bangsa. Bagikan ini: Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp Navigasi pos MWC NU Megaluh Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang Jelang Ramadan 1447 H, PRNU Megaluh Gelar Kajian Sholat Berjamaah untuk Imam dan Ma’mum